Dapur Coklat

Waktu belajar ekonomi dulu kita mengenal yang namanya barang subsitusi. Nah sekarang kita mau cerita barang subsitusi-nya cheese cake kalo kita lagi bosen makan kue taart keju. Kita bisa beralih ke chocolate cake, dan salah satunya yang menjadi favorit kita adalah kue-kue di dapur coklat.

Ga tau cabang pertama yang mana, cuman kita pertama liat yang di Jl. KH Ahmad Dahlan. Tapi sekarang yang paling sering kita kunjungi adalah cabangnya yang di menteng. Tokonya mungil aja, di salah satu pojoknya tertata rapi coklat imut-imut yang bisa kita pilih dengan harga Rp 17.500 per-onsnya. Tapi ati-ati ya karena ada juga yang mengandung rhum. Jadi untuk amannya kita tanya aja ke pelayannya yang mana coklat yang aman dikonsumsi.
Di pojok yang lain, bisa kita lihat deretan kue coklat menggiurkan berukuran slice maupun yang besar…slurp... Harga per slice berkisar antara Rp10.500 s.d. Rp 13.000 tergantung mau rasanya yang mana. Kalau favorit kita sih Two Seasons. Yang lainnya yang kita suka juga yaitu Opera, tapi menurut kita lebih oke rasanya yang Two Seasons. Trus kemarin kita juga nyobain yang rasanya raspbery, lagi-lagi menurut kita masih kalah ama Two Seasons. Pilihan yang lain adalah rasa mangga. Perpaduan coklat ama mangganya pas banget *mmm jadi ngeces nih*, sayang pas kemaren kesana, lagi abis jadi nggak bisa foto deh.

Dapur Coklat
Call Center 021-75880123


writen on December 10, 2007

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...