Hi, welcome to tesyasblog!
We are Indonesian family travel blogger who love exploring our beautiful country Indonesia and travelling around the world. We believe that our Kiddos may not remember the details, but they will never forget the experience :)
By writing blogs and travel books, we would like to help making your travel dreams come true. Just remember: travel begins with a dream.

Sunrise Balloon Hunting in Goreme, Cappadocia


We had spent our four amazing days in the city of Goreme in Cappadocia, and we spent each morning for balloon hunting, and of course our unforgettable balloon ride.

Goreme is a city that comes life at 5 am. You will see vans picking up guests from hotel for the balloon ride, or tourists walking to a sunrise point for the balloon hunting in Cappadocia.

We will share our two amazing morning chasing the balloons. The first morning, we woke up early from our cave room at Kelebek Cave Hotel, and thank God we were not late. The balloons were already up in the sky.

Seeing the balloons from the terrace of Kelebek Cave Hotel

Baca Selanjutnya...

2 Hari 1 Malam Di Bangkok : Our Mommies Day Out Trip


Kenapa Akhirnya ke Bangkok Lagi?

Sejak tahun 2014, setiap tahun saya berangkat ke Bangkok dalam rangka Mommies Day out Trip. Kedua tulisan sebelumnya bisa dibaca di link ini, dan entah kenapa tulisan mengenai liburan ke Bangkok ala mommies tersebut selalu bertengger di tesyasblog’s top posts.

Tahun 2016, saya kembali diajak ke Bangkok, oleh 3 sahabat saya @alisa_haqiqi, @tengku_indiani dan @rona_willis. Ketiga mommies ini jugalah yang berhasil saya ajak ke Hong Kong pulang pergi. Udah baca kan ceritanya? Kalau belum lihat disini ya.

“Mba Tes, pulang Minggu sore donk” begitu pinta Alisa. Saya menyampaikan alasan bahwa besok paginya saya berangkat lagi jam 5 pagi ke kantor. Karena itu memilih pesawat Bangkok Jakarta jam 11.25. Tapi bukan mommies kalau tidak gigih merayu! Hahaha. Akhirnya saya menerima rayuan gombal ketiga sahabat saya itu, dengan satu syarat, “Tapi kita sewa van ya, jadi kita cari 10 orang.”

Another 6 mommies signed up, group whatsapp dibuat, dan beberapa bulan kemudian, kami sudah berada di bandara Don Mueang Bangkok.

Berhasil juga foto di tulisan "Don Mueang" :)


Tiba di Bandara Don Mueang

Kami berangkat jam 06.55 dengan pesawat Air Asia hari Sabtu pagi. Semua peserta akhirnya berkenalan di Starbucks Soekarno Hatta International Airport Terminal 2.  Lalu kami sibuk membahas proses perpanjang paspor yang mahal banget buat Disty karena paspor lamanya rusak, dan Uniek yang baru mendapatkan paspor malam sebelumnya. Padahal udah dibahas di group WA untuk perpanjang paspir jauh-jauh hari, tapi ya gitulah, mommies kan sibuk, banyak urusan:D

Di pesawat, kami mendapatkan siomay terenak sedunia versi saya, yang dibuat oleh @rona_willis. Sebetulnya Rona sudah membagi resep siomaynya kepada saya juga mommies yang lain. Namun karena saya suka yang praktis, alias “minta aja ah kalau Rona buat” jadilah saya menunggu dengan setia hingga Rona membuat siomay lagi. Akhirnya Rona dengan baik hati membuat siomay satu malam sebelum kami berangkat ke Bangkok. Hmm, Emak juara!

Enak banget deh siomay ini :)


Kami punya strategi untuk bisa cepat keluar Don Mueang. Akhirnya kami semua membeli hot seat, agar duduk di pesawat bagian depan. Strategi kami berhasil, Don Mueang Sabtu pagi memang rame, tapi dalam sekejap kami sudah selesai proses imigrasi. “Mba Tes, aku boleh ke WC dulu ga?” tanya Irin.  Ya Alloh kayanya kok saya kejem bener ya ampe ke WC aja pada ijin hahaha..

Sebagian toilet break dan sebagian jagain koper sambil foto-foto


Kami sudah sepakat, tidak ada yang membawa bagasi, supaya bisa cepat sampai di Chatuchak. 2 hari 1 malam yang singkat di Bangkok ini harus dimaksimalkan:p Tapi ya, manusia hanya bisa berencana, setelah bertemu supir van, kami menunggu lama di pinggir bandara. Hahahaha.. Akhirnya van datang dan kami siap ke Chatuchak Weekend Market.

Van yang nyaman, pake ac, ada wi fi tapi enggak bisa connect..hadeh...


Ke Saman Islam Chatuchak, Aku Akan Kembali

Terserah sih ya kalau banyak yang ke Chatuchak untuk belanja. Iya memang betul juga, ke weekend market harusnya belanja, masa berenang? Tapi kalau saya tujuan mulianya adalah makan Tom Yum dan Mango Sticky Rice.

Kami tiba sekitar jam 11 siang, matahari bersinar sangat panas, ditambah kami memakai baju hitam karena menghormati Thailand yang sedang berkabung. Semua mommies mengikuti saya mencari Clock Tower. Tempat makanan halal favorit saya di Chatuchak bernama Saman Islam, dan terletak di area Clock Tower.

Itu dia the Clock Tower yang kami cari

Alhamdulillah enggak pake nyasar, kami tiba di Saman Islam, rombongan terpecah menjadi dua meja. Saya dengan Disty dan Dek Tya menjalankan misi Tom Yum (THB300) dan Mango Sticky Rice (THB100). Dan juga tentunya Thai Ice Tea (THB50). Tidak murah memang makanan di Saman Islam, tapi it was so delicious!

Suasana super crowded di Saman Islam, hari Sabtu siang
Yeay, mission accomplished!


Setelah makan, kami keliling pasar untuk belanja souvenirs, tissue decoupage (yang tidak berhasil saya temukan), squishy untuk Alisa yang juga enggak terlihat, dan coffee shop. Tidak ada tissue, saya dihibur oleh coffee shop kece di dalam pasar.

Yuk belanja dulu

Harus tahan godaan di Chatuchak
Salah satu yang saya suka di Bangkok adalah banyaknya coffee shop, yang bisa menambah ide untuk Kopi Bun, cold brew milk yang sedang dirintis oleh mr.husband. Jadi saya bersedia antre panjang untuk memesan Ice Tea lagi. Loh, enggak jadi mesen kopi? Saya beli kopinya untuk oleh-oleh Mr.Husband, sebagai tanda terimakasih, memperbolehkan saya kembali Mommies Day Out Trip ke Bangkok. Pssst, kopi yang saya beli hanya satu sachet, seharga THB90 hahaha.

Doain ya, kami segera punya Coffee Shop


Karena udara yang panas, akhirnya kami selesai lebih cepat. Supir van pun saya telepon dan kami menuju MBK untuk belanja oleh-oleh makanan di Tokyu Department Store.


MBK Untuk Belanja Naraya, Tokyu dan Ke Musholla

Di antara Chatuchak dan Asiatique, saya masukan agenda ke MBK, karena saya hanya tau musholla di MBK. Sekalian deh saya ajak mommies ini ke Tokyu Department Store untuk belanja manisan mangga, kacang, coklat, buah-buahan, hingga termos. What?

“Aduh ini di Jakarta mahal banget, di sini lagi diskon 50%!” Rona kegirangan membeli termos berwarna pink untuk anaknya ke sekolah, yang bisa membuat minuman tetap dingin ataupun hangat. Melihat Rona yang excited, saya penasaran, “Emang itu berapaan sih Ron?” Rona menjawab, “450 ribu deh kalau di kurs ke rupiah”. Saya pun menjawab tanpa beban, “Ron, kemaren ini gue beliin tempat minum anak-anak Rp 14 ribu satunya” Bahahahaha… Tapi memang harga enggak bohong.

Kami kemudian dengan belanjaan yang segambreng masuk ke Musholla yang ada di MBK, segar rasanya mengambil air wudhu.


Masuk kembali ke MBK, setelah sholat di Mushola MBK


Nyasar di Siam Discovery, Siam Center dan Siam Paragon

Niat saya awalnya adalah mengajak para mommies untuk melihat mall di Bangkok. Saya pikir, toh in a walking distance dari MBK, ya udah sekalian ke Siam Paragon untuk melihat Pablo cheesetaart yang baru buka di Thailand.

Namun kami kebingungan saat minta dijemput oleh supir van. Akhirnya kami berjalan menyusuri tiga mall, melewati counter Pablo yang antre, dan bertemu juga dengan Pak supir van.

Maafkan ya mommies... udah saya bawa nyasar.


Mencari Makanan Halal di Asiatique 

Kami tiba di Asiatique sekitar jam 7 malam dengan perut keroncongan. Tapi tekad kami bulat, jangan sampai makan KFC di Asiatique! Dari kunjungan ke Asiatique sebelumnya, saya ingat ada sebuah Turkish Kebab counter nan halal.

Awalnya kami menyusuri restoran yang ada di food court, namun hanya menemukan sebuah restoran India yang halal. Tapi dari penampakannya kami yakin mahal. Kami lewati saja dan menghibur diri foto-foto dalam kegelapan di tulisan Asiatique.


Wefie yang gagal, cuman Alisa yang selalu sadar kamera:D


Ketemu juga itu Turkish Kebab, saya memilih ayam seharga THB70. Rasanya enak karena banyak sayurnya, ditambah memang mungkin lagi laper berat. Sebetulnya, di seberang jalan Asiatique (dekat Seven Eleven), terdapat sebuah masjid dimana kita bisa menemukan banya halal food street. Tapi karena kaki sudah lelah, kami putuskan makan yang dekat saja malam itu di Asiatique.

Setelah makan, ada yang mencari souvenirs, kembali ke toko tas Naraya, dan saya mencari minuman yang lagi heits di Bangkok, yaitu Mango Tango. Sebelum masuk ke toko tas Naraya, saya melihat Mango Tango hanya berlokasi beberapa langkah dari Naraya.

Tapi Rona mengingatkan kami, "Kalau mau duduk di Mango Tango katanya seorang harus pesan satu loh, yang enggak pesan enggak boleh duduk". Dalam hati saya, Rona rajin amat baca review ya:D

Anyway, bener banget apa yang dikatakan Rona, Mba nya jutek banget hanya memperbolehkan dua di antara kami yang memesan untuk masuk ke dalam. Ya udah deh, akhirnya kami take away. Satu gelas seharga THB70, dan rasanya sih enak bangeeeet! Di setiap sedot ada potongan mangga. Sloooorp!

Btw ya... ada banyak temen saya yang nanya, "Tes, buat elu itu ada enggak sih yang enggak enak?" #JLEB banget ya pertanyaannya hahaha.


Itu Mba yang jutek, pas saya minta foto langsung pose. Ealaah Mba...


Menginap Di Luz Hostel Bangkok

Jam 9.30 malam, kami tiba juga di hostel. Duh rasanya ingin segera mandi! Alhamdulillah semua senang dengan hostel yang saya pilih. Memang cakep sih. Liat reviewnya disini ya dan siap-siap jatuh cinta dengan Luz Hostel Bangkok.

Malam itu kami sibuk web check-in, dan super PD bahwa kami tidak perlu print boarding pass. Tapi ternyata salah besar, karena bandara Don Mueang mengharuskan semua penumpang print boarding pass. Tolong dicatat ya informasi ini.

Pagi hari, kami dibuat kaget dengan berita suami Irin yang masuk ke rumah sakit karena DB. Irin memutuskan pulang dan go show membeli tiket di bandara. Irin memesan uber, yang setelah 20 menit menunggu akhirnya datang. Tapi ternyata malah lebih mahal dari harga taksi biasa. Jadi dicatat juga ya informasi ini, jangan naik Uber dari dan ke bandara di Bangkok.

Setelah Irin pergi ke bandara, kami sempat foto-foto di hostel dan melakukan web check-in yang belum berhasil untuk Uniek.


Uniek tetap berusaha web check in setelah gagal via mobile phone (Picture was taken by Iin)
Kena candid by Iin, mungkin saat itu saya sedang menghitung
sisa-sisa baht bekal belanja di hari terakhir:D


Our Last Shopping Day

2 hari 1 malam di Bangkok itu memang singkat banget yaa! Hari kedua kami hanya mengunjungi dua shopping malls yaitu Platinum Fashion Mall dan Central World.

Irin akhirnya bergabung kembali dengan rombongan karena sang suami mengijinkan Irin untuk pulang sore bersama the rest of the group. Dan untuk merayakan kembalinya Irin, yang saya lakukan pertama kali adalah makan di food court Platinum Fashion Mall lantai 6. Hanya ada satu stall halal food di sana. Jadi makanlah di luar jam makan siang, karena saat makan siang rame nya udah melebihi pasar.


Welcome back, Irin :)


Sesuai namanya, Platinum ini isinya baju... eh ada juga sih toko souvenirs dan juga snack. Snack untuk oleh-oleh yang dijual di Platinum juga banyak yang diskon. Namanya juga mommies, ada yang membandingkan bahwa ternyata harganya lebih murah di Platinum daripada di Tokyu. Haduh, tau gitu enggak usah ke Tokyu. Etapi, nanti ada yang enggak dapet termos!

Tentunya tidak ada Mommies Day Out Trip tanpa berkunjung ke Toys R Us. Jadi kami melipir dari Platinum melalui sky bridge ke Central World demi belanja mainan di Toys R Us dan juga membeli Bake Cheese Taart.


Saatnya belanja buat anak-anak yang menunggu di rumah


The new family of Trolls:D

450 baht untuk 6 pieces, dan enak banget

 

Selesai belanja di Central World, kami kembali lagi ke Platinum, untuk melanjutkan perjalanan ke Bandara Don Mueang.

And those Bake plastic bags in our hands :)

The colorful Bangkok's taxis




Thank you all the mommies and mommies to be Disty, Dek Tya, Nova, Nadey, Iin, Alisa, Rona, Uniek, and Irin. I hope you enjoyed the trip.




What I Love About Mommies Day Out Trip

Apart from the shopping, culinary treats and the photo sessions, saya suka banget mengajak mommies untuk mengikuti days out trip ini. Saya percaya semua orang punya travel dreams. Dan saya harap in a way bahwa dengan mengadakan mommies day out trip, saya bisa membantu para mommies untuk mewujudkan mimpi jalan-jalan mereka.


Where We Go Next?

Kami sedang merencanakan pergi ke Jepang tahun 2018. Boooo masih lama banget kan! Iya memang, tapi kan kami harus menyisihkan uang bulanan untuk nabung, jadi lumayan masih punya 1,5 tahun :)

Tesyasblog’s Mommies Day Out Trip ke Jepang akan di-organized oleh @tripirit (intip akun IG nya ya!). So far sudah 12 orang yang signed up. Kami akan menjelajah Osaka, Kyoto, Nara dan Kobe.

Yang mau daftar, silahkan... dan mari kita nabung dari sekarang. Eh sebelum nabung, minta ijin dulu ya ama para mr.husband masing-masing hehehe...


Tesyasvlog on Bangkok's Mommies Day Out Trip

Video kami sudah tayang di youtube. Liat keseruan kami belanja ya. Jangan lupa like dan subscribe :)







written on November 22, 2016 by @tesyasblog


Related Posts:
Our Mommies Day Out Trips
Baca Selanjutnya...

Luz Hostel Bangkok Review


This was the first time ever I stayed at a hostel in Bangkok. The previous hotels I stayed in Bangkok were considered affordable, so why bother choosing a hostel which comes with a shared bathroom?

So when I was arranging another Mommies Day Out trip to Bangkok, I tried to search a decent hotel in a great location via my favourite hotel engine booking, as you may know: booking dot com. 

Somehow, Luz Hostel Bangkok came across the list, and I fell in love with the bed and the common area! Luz Hostel Bangkok from the google street view, located on a quite big road, so our rented van will be able to reach the hostel. Just perfect! (Oh well, yess I saw the street view on google map prior to booking any hostels:p).

I made the booking direct to Luz Hostel Bangkok website and was offered the group promo. We could have the 12 dorms only for ourselves with a promo rate :)


The reception of Luz Hostel Bangkok

Baca Selanjutnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...