Siapa Takut Naik OCBS Skyway di Gardens By The Bay


Udah berapa kali saya ke Gardens By The Bay di Singapura? Tempat yang saya nobatkan sebagai "my happiest place in Singapore" ini sudah merebut hati saya sejak awal pertama buka.

Saya kagum dengan Flower Dome, kubah kaca raksasa yang di dalamnya sangat dingin dan dipenuhi bunga yang indah. Waktu terbaik mengunjungi Flower Dome tentunya untuk saya si penggemar bunga tulip adalah saat berlangsungnya Tulip Mania Festival.

Children's Garden yang ada di dalam Gardens By The Bay, merupakan tempat bermain favorit kedua Kiddos, ditambah lagi favorit saya karena taman bermain sekeren ini bisa dinikmati gratis.

Namun ada satu atraksi di Gardens By The Bay yang belum pernah saya coba naik, yaitu jembatan setinggi 22 meter yang menghubungkan Super Tree Groove. Sampai akhirnya saya pergi berdua mr.husband ke Singapura dengan itinerary khusus untuk mencoba OCBC Skyway.

Beneran nih mau naik? Tanya saya dalam hati ketika melihat OCBC Skyway dari dekat. Hahaha.. Tapi tentunya kali ini tekad saya sudah bulat. Siapa takut?

Melihat OCBC Skyway dari dekat


Transportasi Menuju Gardens By The Bay Dengan MRT

Mau kemana saja mudah di Singapura dengan MRT. Saya naik lajur baru bernama Downtown Line yang dilambangkan dengan garis warna biru pada peta MRT. Saya naik dari Bugis, dan turun di Bayfront MRT Station. Lalu saya berjalan mengikuti petunjuk "Gardens By The Bay".

Setibanya di Gardens By The Bay, kami disambut dengan deretan shuttle bus. Dengan tiket hanya SGD2, kami pun naik. "Energinya kita pakai untuk jalan-jalan siang nanti aja ya!" pinta saya kepada mr.husband:D 

Free shuttle nampak dari kejauhan


Shuttle bus ini bisa dipakai berkali-kali selama kita di dalam kawasan Gardens By The Bay. Menurut saya sih harganya worth it banget, dibandingkan jauhnya jalan kaki yang harus dilalui. Tapi kalau datang pagi-pagi dan berniat lari pagi atau briskwalking, tidak perlu membeli tiket shuttle bus.


Harga Tiket Untuk Naik Ke OCBC Skyway

Dari tempat turun shuttle bus, saya jalan kaki ke area Supertree Groove. Waktu menunjukan jam 10 pagi dan matahari lumayan mulai terik.


I am coming :)



Alhamdulillah belum ada antrean membeli tiket. Saya pun segera mendekati loket, dan membayar SGD8 untuk tiket satu orang dewasa. Sedangkan, harga tiket anak sedikit lebih murah yaitu SGD5.


Ticket counter khusus untuk OCBC Skyway




Dari dekat, Supertree Groove terlihat sangat keren dan megah. Sedangkan OCBC Skyway terlihat "sangat manantang untuk dinaiki" hahaha... Dengan kata lain syerem!


Jembatan kuning yang menghubungkan Super Tree Groove
Tinggi banget kan?


Sama sekali tidak ada antrean untuk naik ke OCBC Skyway, mungkin karena kami datang pagi hari. Saat kami meninggalkan OCBC Skyway, sekitar jam 11 siang, antrean untuk naik ke OCBC Skyway sudah mulai panjang. Jadi tolong dicatat ya, kalau mau naik ke OCBC Skyway, datanglah pagi hari.

Kecuali kalau memang mau datang saat matahari terbenam ya. Antrean pasti lebih panjang, tapi saya yakin pemandangannya keren banget, perpaduan langit senja dan kerlip lampu dari Singapore's skyscrapers.


Antrean untuk naik lift OCBC Skyway pada hari Sabtu sekitar jam 11 siang



Melihat Singapura dari OCBC Skyway

Setelah menyerahkan tiket kepada petugas yang menjaga lift, saya pun diperkenankan untuk naik. 

"You are allowed to stay on the bridge for 15 minutes, Mam" begitu petugas wanita berjilbab menjelaskan kepada saya. Dalam hati sih kecewa tapi ya sudahlah supaya bisa gantian dengan yang lain.

Tapi sesaat setelah tiba di atas dan melihat keindahan Singapura dari atas, saya pun bertanya kepada mr.husband, "Gimana dia tau ya kalau kita udah 15 menit?" Well, at the end I was pretty sure that we had stayed longer.


The view to the dome
The view to the harbour
The view to the garden



Saat itu sedang dibangun wahana dinosaurus di Gardens By The Bay, dan saya melihat beberapa dinosaurus yang sedang dipersiapkan dari atas. 


Dinosaurus in the making


Bagaimana Rasanya Berjalan di Atas Ketinggian 22 M?

Seruuuu! Lupa deh sama rasa takut akan ketinggian yang kadang menyergap. Pemandangan keren dari atas, betul-betul sudah menyihir saya. Hahaha..

Pastikan saja kita berbagi spot foto dengan pengunjung lain. Jangan berdiam diri untuk foto lama di satu tempat. Karena seharusnya kita menikmati pemandangan dari atas, bukan hanya sibuk foto-foto. Iya kan?

Setelah mencoba berjalan di OCBC Skyway dan menikmati pemandangan indah dari atas, saya merekomendasikan atraksi ini untuk teman-teman yang akan berkunjung ke Singapura.


The beautiful OCBC Skyway and the Supergroove Trees
Just keep on walking
Sejauh mata memandang, keren view-nya!
Senyum penuh kemenangan mengalahkan rasa takut:D


Tapi sesudah panas-panasan di atas OCBC Skyway, jangan lupa merawat kulit ya. Selain sudah memakai sunblock sebelum berangkat ke Gardens By The Bay, sepulang liburan, saya menggunakan Purbasari Lulur Mandi Green Tea untuk kulit yang sudah terpapar udara di Singapura yang panas dan lembab.

Lulur ini menerapkan teknologi scrub bulat sempurna, butirannya halus efektif meregenerasi dan mengangkat sel kulit mati sehingga saya pun bisa aman dan nyaman menggunakannya setiap hari. Oh ya dan hanya Purbasari lulur mandi satu-satunya lulur yang bisa digunakan setiap hari, lulur yang lain enggak ada yg bisa. Dengan Moisturizer Agent yang dimiliki, Purbasari Lulur Mandi membuat kulit lembab sepanjang hari.



Purbasari Lulur Mandi Green Tea juga membantu  mencerahkan kulit karena mengandung  Whitening Formula dari 4 bahan alami yaitu Mulberry, Bearberry, Licorice & Lemon. Hal terpenting untuk kita yang suka jalan-jalan, Purbasari Lulur Mandi Green ini ini diperkaya dengan Double Antioksidan dari Green Tea & Vitamin E yang membantu menutrisi kulit agar kita bebas beraktifitas sepanjang hari. Untuk saya yang suka jalan-jalan dan tidak bisa terhindar dari mandi matahari, Purbasari Lulur Mandi Green Tea melindungi saya dari efek buruk sinar matahari.Untuk saya yang suka jalan-jalan dan tidak bisa terhindar dari mandi matahari, Purbasari Lulur Mandi Green Tea melindungi saya dari efek buruk sinar matahari.




Purbasari Lulur Mandi Green Tea bisa didapatkan online di: Blibli, Q0010, Tokopedia, BukalapakShopeeElevenia dan Lazada. Atau bisa juga didapatkan di mini market dan supermarket di sekitar rumah kita. Harganya sangat terjangkau: Rp 10.000 untuk ukuran 125 gr dan Rp 13.000 untuk ukuran 235 gr.


Baiklah, sekarang mari merencanakan weekend getaway selanjutnya di Singapura. Saya masih ingin trekking di area Mount Faber dan foto-foto di Henderson Wave Bridge. Kalau mr.husband ingin mengulang naik sepeda lagi di area Punggol Waterway dan Coney Island. Tidak perlu takut terpapar sinar matahari Singapura yang menyengat, pokoknya bebaskan aksimu dan maksimalkan cantikmu dengan Purbasari Lulur Mandi Green Tea ya.


Let's capture the memories of another place in Singapore :)




written on June 13, 2017
Follow our IG & Twitter @tesyasblog
Like our FB Fanpage: Tesyasblog
See our video on youtube: Tesya Sophianti




Next Post:
Satay at Lau Pa Sat, Singapore


Previous Post:
Enjoying The Cloud Forest at Gardesn By The Bay

6 comments:

  1. Beneran bikin mupeng deh ocbs skyway nya. Terakhir kesana cuma bisa memandangi dari kejauhan aja.Cuma bisa main-main di garden by the bay yang gratisan. Pengen bisa juga naik ke skyway itu. Tiketnya juga ngga mahal yaa ternyata. Aku pikir mahal :) Pemandangan dari skyway itu yang ngga keren banget. Kayanya yang paling cakep kalo kita ke skyway pas senja, bagus banget deh pemandangannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Uchi, aku juga baru naik setelah kunjungan ke sekian, soalnya pikir serem aja gitu hehe.. Betul banget kalau sore kayanya cakep ya. Tapi pasti deh naiknya juga antre.

      Delete
  2. Setuju, waktu paling pas memang sekitar waktu maghrib di saat lampu-lampu mulai dinyalakan. Antri sih tali ngga lama-lama amat kecuali kalau weekend ya hehehhe....nah Pas kedua kali saya ke sana sayang banget OCBC skyway ngga beroperasi karena cuaca sedang tidak bersahabat, padahal saat itu adalah saat pertama kali bawa anak-anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kebayang cakepnya kalau sunset, nanti kalau kesana musti rela antre pas jamitu berarti ya Mba..

      Delete
  3. Catat ah...baru melihatnya dari kejauhan belum sempat menjajalnya. View ka arah manapun terlihat keren ya mbak Tesya. Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, selama ini aku liat dari jauh, ternyata bagus viewnya :)

      Delete