Mengajukan Visa New Zealand

Berbeda dengan saat kami mengajukan Visa Australia satu tahun sebelumnya, entah kenapa rasanya kami lebih percaya diri ketika mengajukan Visa New Zealand. Mungkin karena ini pengalaman kedua kami mengurus visa tanpa bantuan biro jasa. Pengajuan Visa New Zealand melalui New Zealand Visa Application Center (‘NZVAC’) dilakukan di tempat yang sama dengan pengajuan Visa Australia (Australian Visa Application Center ‘AVAC’) yaitu di Plaza Asia lantai 22, Jalan Jend.Sudirman. Sebelum Maret 2013, pengajuan visa New Zealand dilakukan di New Zealand Immigration di Sentral Senayan Building, Jakarta.

Supaya semangat mengurus visa,
saya kasih foto teaser Milford Sound ya:)


Rene yang menyiapkan semua dokumen urusan visa ini, tugas saya selain membuat pas foto, juga menyiapkan surat keterangan dari perusahaan tempat saya bekerja. Berikut ini dokumen yang kami serahkan pada saat pengajuan visa:
- Formulir permohonan visa untuk kami berempat (Yeay..kiddos ikut kali ini);
- 2 lembar pas foto ukuran 4,5cm x 3,5cm;
- Surat keterangan bekerja dari kantor kami masing-masing;
- Paspor asli;
- Foto copy kartu keluarga;
- Tiket pesawat Jakarta-Melbourne pp dan Melbourne-New Zealand pp;
- Bukti reservasi akomodasi di Melbourne dan New Zealand (printed voucher dari www.booking.com);
- Itinerary yang berisi jadwal detail perjalanan kami setiap harinya, beserta budget yang dibutuhkan.
- Rekening koran dan surat referensi dari bank. Sebetulnya yang diminta adalah rekening koran, namun kami lengkapi dengan surat referensi dari bank.


Penyerahan Dokumen ke NZVAC

Hari Senin pagi, Rene mampir ke Plaza Asia untuk menyerahkan aplikasi visa turis New Zealand berikut seluruh dokumen pendukung. Counter pengajuan visa New Zealand terletak di sebelah kanan ruangan (counter 11-13). Ketika petugas memeriksa dokumen yang Rene serahkan, ternyata kami salah mengisi formulir! Kami mengisi Form 1017 yang seharusnya untuk pengajuan visa tinggal di NZ lebih dari 6 bulan. Petugas meminta Rene mengisi ulang Form 1189, untuk pengajuan visa dengan waktu tinggal di New Zealand di bawah 6 bulan. Petugas juga mengingatkan Rene untuk menyiapkan surat keterangan dari sekolah kiddos, dan kami bisa mengirimkan surat tersebut melalui email jika diminta oleh pihak New Zealand Immigration.

Setelah selesai mengisi Form 1189, Rene membayar biaya pengajuan visa New Zealand untuk kami sekeluarga sebesar Rp 1.250.000, ditambah Rp 205.000 untuk biaya administrasi dan Rp 20.000 (optional) untuk pemberitahuan via sms. Dibandingkan dengan Visa Australia dimana biaya dihitung per orang, Visa New Zealand ini terasa murah karena dibayar untuk satu keluarga.

Tidak lama setelah meninggalkan NZVAC, Rene menerima SMS bahwa aplikasi visa kami sudah dikirimkan ke New Zealand Immigration.

Notifikasi SMS Yang Kedua

Kami baru mendapatkan surat keterangan dari sekolah Kiddos pada Kamis malam. "Aman" pikir kami karena hingga hari Kamis tidak ada email dari New Zealand Immigration yang meminta kami melengkapi dokumen. Kami kaget ketika esok harinya, hari Jumat sekitar jam 2 siang, Rene kembali menerima notifikasi via sms yang menyebutkan bahwa aplikasi visa kami sudah bisa diambil di NZAVAC.

Rene meninggalkan bukti penyerahan dokumen ke NZVAC di rumah, karena kami tidak menyangka akan mendapatkan notifikasi sms yang kedua, 4 hari kerja setelah kami menyerahkan dokumen. Akhirnya kami hanya bisa pasrah menunggu hingga hari Senin, dan melewati weekend dengan tegang.

Pengambilan Paspor ke NZVAC

Seperti deja vu, saya kembali diberi tugas untuk mengambil paspor, sama seperti satu tahun sebelumnya ketika saya mengambil paspor di AVAC. Pada hari Senin, saya ijin setengah hari dan langsung menuju Plaza Asia setelah jam istirahat tiba. Mungkin karena tegang, saya sama sekali tidak merasa lapar siang itu, saya tiba di Plaza Asia  jam 12.30 dan langsung naik ke lantai 22. Sayangnya petugas security belum memperbolehkan saya masuk hingga jam 13.30. Memang passport collection baru bisa dilakukan mulai jam 14.00, namun awalnya saya berasumsi diperbolehkan menunggu di dalam.

Terdapat ruangan menunggu di samping pintu masuk VFS Australia dan New Zealand, saya pun duduk di dalam ruangan tersebut dengan beberapa orang yang akan mengambil visa Australia mereka. Yah.. lebih baik menunggu di luar pikir saya, daripada bosan menunggu di dalam tanpa boleh menyalakan handphone. Waktu bergerak sangat lamban, menunggu jam 13.30 itu rasanya lama banget! Akhirnya jam tangan ungu saya sudah menunjukan pukul 13.30, dan perut saya pun mulai terasa keroncongan.

Saya masuk, mengganjal perut dengan minum dua gelas air putih di dalam, dan duduk di depan counter 11, khusus untuk passport collection. Setelah menunggu setengah jam, akhirnya nomor antrian saya pun dipanggil. Saya memberikan bukti penyerahan dokumen pengajuan visa, dan petugas  memberikan empat amplop berisi paspor kami masing-masing. Saya pun duduk kembali di bangku antrian, dan membuka amplop perlahan-lahan.

Saya membuka amplop Rene terlebih dulu, terdapat secarik kertas yang ketika saya baca Alhamdulillah, pengajuan visa New Zealand kami sudah di approve!:). Secarik kertas itu hanya ada di dalam amplop atas ama Rene, sedangkan untuk saya dan kiddos, visa hanya tertempel pada paspor. Saya diminta oleh petugas untuk memeriksa penulisan nama dan tanggal lahir. Setelah yakin bahwa semuanya sudah sesuai dengan data kami, saya pamit seraya mengucapkan terimakasih kepada petugas. Begitu keluar ruangan saya nyalakan handphone dan mengirimkan pesan kepada Rene “Alhamdulillah udah beres, tinggal visa transit Australia nih...”

Saldo Minimum Tabungan Sebagai Syarat Pengajuan Visa New Zealand

Untuk mengajukan visa New Zealand, minimum saldo tabungan yang disyaratkan adalah sebesar 1,000 NZD per orang untuk jangka waktu satu bulan, atau 400 NZD per orang/ bulan jika akomodasi sudah dibayar atau ada yang menanggung.

***

Tidak pernah menyangka bahwa visa kami bisa diproses dalam waktu 4 hari kerja sejak kami menyerahkan aplikasi. Bahkan surat keterangan sekolah untuk kiddos pun tidak pernah diminta. Dari pengalaman ini, tips nya hanya harus melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan serta memenuhi ketentuan saldo minimum tabungan, maka visa New Zealand dapat diperoleh. 


Written on November 8, 2013 by @tesyasblog

Related Post:


Tag: Liburan ke New Zealand

Mengunjungi New Zealand via Melbourne? Download ebook travel gratis tesyasblog "Pieces of Melbourne" di link ini ya.

62 comments:

  1. kak, ijin re link ke blog post ku yg mengenai visa2 yah, boleh tak?
    http://www.jalan2liburan.com/2013/07/tips-berpergian-ke-luar-negeri-pertama.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaaaaw... dengan senang hati Kak Feb :) Thank you ya.

      Delete
  2. Nice suggestions! I like the post. Thanks for sharing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Mike, thanks for stopping by in tesyasblog.

      Delete
  3. Mbak Tesya ........ semoga racun travelling ke NZ ini menular ke aku ya !! seperti roadtrip mbak ke Tasman yang sukses jadi "tour-guide" ku he he he ( Nurul )

    ReplyDelete
  4. Hai Nurulll! Iya amiiin.. gimana di Tasman? Gile NZ sepuluh kali lebih keren dr Tasmania, imagine that hahaha *racuuun

    ReplyDelete
  5. Mbak Tesya , Tasman is very amazing .... nggak sengaja di Cradle Mountain dapat salju !! secara kita orang tropis kalau liat salju jadi norak habis he he he ..
    NZ will be our next destination dech ( nih udah netes netes wkwkwk .... ) aku tunggu story lengkapnya ya Mbak
    Muuaaahhhh ( Nurul )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah Nurul sempet ke Cradle Mountain ya :) Kangen ih ama Tasmania...

      Iya tunggu story lengkap NZ ya, both in tesyasblog dan tesyaskinderen hehehe..

      Delete
  6. hi salam kenal..kl bole tau berapa saldo rekening tessya wkt itu ya?? sy rencananya mauu k nz maret, sbaiknya wkt yg tepat utk apply visa kpn ya ? sekalian bentuk surat cuti kerja isinya gmn ya.. thankss a lot yaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba or Mas salam kenal, yang pasti saldo kami lebih dari minimal saldo yg diharuskan yaitu 1000 nzd x 4 karena kami traveling ber-4. Email aku ya karena aku ga tau harus kirim kemana..hehe..

      Delete
    2. Tesya, sy juga minta bentuk surat cuti kerjanya email ya ke septi.sutrisno@gmail.com
      Trimakasih .. :)

      Delete
    3. mbak
      boleh juga minta contoh surat cutinya buat referensi ke guna1adi@yahoo.com

      thanks ya mbak

      Delete
    4. halo mba...salam kenal..mba aku boleh minta contoh surat cuti kerjanya, krn akan mngajukan visa NZ juga.dan masih bingung bentuk surat cutinya he3.bisa kirim email ke novia_argarini@yahoo.com. terima kasih

      Delete
  7. Hi! Salam kenal :)

    Duh saya salah strategi, mestinya apply visa NZ dulu ya, setelah dapat approval baru apply visa transit Aussie. Jumat kemarin saya malah apply dua2nya. Kemarin (Selasa) saya dapat email dr kedutaan Aussie u/ minta evidence visa NZ, gimana saya mau kasih kan masih nunggu 10 hari kerja untuk visa NZnya sedangkan mereka menunggu 7 hari T_T saya sudah balas sih memberitahukan kondisi saya, mudah2an keputusan NZnya cepet

    Masih H2C nih.. doakan ya xD

    - Utie

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Utie, wah ya udah..mudah2an visa NZ nya cepet kaya aku waktu itu 4 hari kerja udah selesai. Semoga lancar semuanya ya.

      Delete
    2. Walaupun sudah punya visa jepang teutep aja deg2an :p Amiiiin, kalau udah ada keputusan saya nanti kabari deh xD

      - Utie

      Delete
    3. Santai aja Utie, mudah-mudahan di granted ya..amiin..

      Delete
    4. Hi Tesya!

      Critanya nih teman saya malah udah kluar duluan visanya (padahal visa dia ini saya yg urus sekaligus sebagai perwakilan dia karna dia ga bisa dateng, hahahaha), mampirlah saya ke VFSGlobal kemarin.. ehh hari ini visa saya yg keluar, duh ngerjain bgt deh smpe 2 hari berturut2 kesana dan petugasnya hafal sm tampang saya -.-" Anw intinya saya granted masuk NZ, hore! :D

      - Utie

      Delete
    5. Hai Utie...wah asyik udah granted. Congrats ya..
      Happy planning ya Utie, and colek aku ya kalo cerita NZ nya udah ada di blog mu.Hehehe

      Delete
    6. Hi Tesya!

      Pasti dong aku akan nulis di blog, Aku kabarin ya ;) btw visa transit aussieku jg kluar :D (bersyukur bgt dilancarin proses kedua visanya)

      Jaga2 klo pesawat delay aku bisa jalan2 ke kota melbourne, hehehe *ngarep*

      I read your article about NZ and I believe that place is amazingly spectacular also from my own eyes :D

      - Utie

      Delete
    7. Yup Utie,,indeed it is beautiful! Eh, kamu emang ga inep di Melb dulu ya?

      Delete
    8. Sebenernya dr awal booking penerbangannya direct Sing-Auck dan Auck-Sing tapi maskapai tiba2 ngerubah jadwal jd transit di Melbourne sebelum ke negara tujuan (transit 4 jam). Padahal kalau nginep sehari aja lumayan ya dan ada sodara lg kuliah disana jd bisa nebeng nginep. Sayang visa transitnya :(

      Delete
    9. Hi Tesya!

      Sebenarnya aku udah kembali kesini 4 bulan lalu tapi baru kesampaian nulis di blog hari ini. hehehe. sesuai janji aku udah buat tulisan tentang nz: http://writesimplelife.wordpress.com/2014/07/19/fly-to-middle-earth-or-it-should-say-new-zealand/
      kalau sempat mampir ya :D

      Delete
    10. Hi Utie, just visited your blog, dan membuat saya kangen pengen ke Queenstown lagiiiii! Heheheh

      Delete
  8. Hari Senin pagi, Rene mampir ke Plaza Asia untuk menyerahkan aplikasi visa turis New Zealand berikut seluruh dokumen pendukung. Counter pengajuan visa New Zealand terletak di sebelah kanan ruangan (counter 11-13). Ketika petugas memeriksa dokumen yang Rene serahkan, ternyata kami salah mengisi formulir! Kami mengisi Form 1017 yang seharusnya untuk pengajuan visa tinggal di NZ lebih dari 6 bulan. Petugas meminta Rene mengisi ulang Form 1189, untuk pengajuan visa dengan waktu tinggal di New Zealand di bawah 6 bulan. Petugas juga mengingatkan Rene untuk menyiapkan surat keterangan dari sekolah kiddos, dan kami bisa mengirimkan surat tersebut melalui email jika diminta oleh pihak New Zealand Immigration.

    Setelah selesai mengisi Form 1017, Rene membayar biaya pengajuan visa New Zealand untuk kami sekeluarga sebesar Rp 1.250.000, ditambah Rp 205.000 untuk biaya administrasi dan Rp 20.000 (optional) untuk pemberitahuan via sms. Dibandingkan dengan Visa Australia dimana biaya dihitung per orang, Visa New Zealand ini terasa murah karena dibayar untuk satu keluarga.

    Hai Tesya.. web nya bagus dan menarik sekali. Aku jg rencana mau ngajuin visa NZ tp bingung ntar ngisi Form yg mana ya? cos di web AVAC membingungkan. Dan (maaf ya) di cerita Tesya di atas jg bikin bingung yg benar ngisi form yg mana kalau utk liburan seminggu aja?
    itu aja, makasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Septiana, thanks untuk feedbacnya, dan cerita di atas aku typo kayanya. Udah aku betulkan dan seharusnya form 1189.
      Semoga lancar ya proses mengajukan visanya, Amiin..

      Delete
  9. Dear Tesya, waktu mengajukan visa NZ, berarti sudah beli tiket Jakarta-New Zealand ya?
    Terus untuk visa transit OZ, apakah harus disubmit setelah visa NZ di-approve?
    Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, yup saya beli tiket bln Jan 13 dan mengajukan visa Okt 13. Iya betul..visa transit OZ setelah NZ approve. Semoga lancar ya:)

      Delete
  10. Salam kenal :) , saya mau nanya kalau pas potonya tuh 4.5 x 3.5 cm atau 4 x 6 cm ? Travel agen saya tuh bilangnya 4 x6 , tp saya liat di formnya 4.5 x 3.5? Terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Erlangga, salam kenal ya. Saya waktu itu kan enggak pake travel agent, jadi ukuran foto saya sesuaikan seperti apa yang diminta oleh formulir.

      Delete
  11. hi salam kenal mbak tessya...
    saya mau tanya nih.. untuk harga pengajuan visa ini apakah sampai saat ini masih segitu?

    "Rene membayar biaya pengajuan visa New Zealand untuk kami sekeluarga sebesar Rp 1.250.000, ditambah Rp 205.000 untuk biaya administrasi dan Rp 20.000 (optional) "

    dan harga itu benar2 untuk 1 keluarga kah? dan bukan per orang?

    Terima Kasih =)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Windy, salam kenal ya.
      Untuk harga pengajuan visa terkini silahkan cek di web nya NZVAC ya.
      Iya kalau visa NZ per family, enggak per orang kaya OZ. Kapan mau ke NZ? Wuih, aku kangen pengen balik lagi hehe..

      Delete
    2. per family itu barti diliat dari kartu keluarga yah mbak? ak rencana pergi dari 29 oct - 9nov mbak. sama keluarga cowoku. kalo seperti gitu, itungannya 2 family yah???

      ak liat foto2 dari blog2 orang juga sampe ngiler.. jadi pingin cepet2 kesana mbak. hehhee...

      eh iyah mbak, mau tanya lagi nih, mbak kesana pake camper van ato gimana? ak soale rencana pake camper van... bole minta masukkanny sekalian mbak kalo mbak kemrin pake camper van juga.

      makasi ^^

      Delete
    3. Hi Windy..

      Iya kalau seperti itu itungannya 2 family.
      Hehe emang NZ fotonya bikin ngiler, semoga bisa segera kesana ya :)

      Aku sewa mobil, karena waktu itu pergi Des 2013 lagi peak season, campervan harus aku bayar 36 juta. Jadilah aku sewa motel. Kalo mau ikutin motel yg aku pilih baca aja reviewnya ya. Enak enak dan murah kok..

      Delete
  12. okee degh mbak Tesya.
    Makasi yah untuk infony ^^

    ReplyDelete
  13. Hai Tesya, mau tanya. Masa berlaku visa NZ itu berapa lama? Apakah seperti visa Aussie (1 thn) atau seperti visa US (5 thn) atau seperti visa Schengen (hanya sesuai tiket pesawat kita)? Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, masa berlakunya bergantung kepada kedubes, dikasihnya berapa lama.
      Visa OZ juga ada yang sebulan, enggak mesti setahun. Yang pasti 5 tahun kayanya US aja ya.
      Btw aku maap terlewat menjawab pertanyaan ini.

      Delete
  14. Wow ... cepet aja prosesunya Oia mau tanya
    1. Mbak kan sudah beli tiket pesawat sebelum dapat visa , kira2 kalau cuman booking bs ga ? Trus akomodasi juga dibayar atau cuman booking
    2. boleh minta contoh surat cutinya ga ke wirawanpras//at//gmail//dot//com

    thank mba'
    - salam kenal wawan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mas Wawan,

      Ini saya jawab ya:
      1. Bisa kalau cuma booking tiket juga kok. Akomodasi saya baru booking, belum bayar.
      2. Surat cuti gimana ya Mas maksudnya? Saya enggak melampirkan surat cuti.

      Kalau mau tanya silahkan email ke tesyas.blog@gmail.com ya..

      Delete
  15. Hai Mbak..baru baca post ini krn ada rencana ke NZ nih..
    Ternyata ajuin visanya mayan mudah yah?
    Soale kmaren nanya agen..katanya susah kalo ndak pnya saudara?
    Sebenernya pengen tanya lg..boleh saya email Mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga Mba, iya lumayan mudah untuk visa NZ.
      Silahkan email aja ke tesyas.blog@gmail.com ya.

      Delete
  16. Mbak Tesya...
    Untuk print rekening koran apakah seperti visa Australia diminta 3 bulan terakhir?
    Jika iya 3 bulan terakhir berarti untuk saldo tabungan minimal 1000 NZD itu harus mengendap di rekening sebesar itu selama 3 bulan terakhir tersebut berturut-turut atau gimana??
    Thanks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak, iya betul min 1000 NZD untuk 3 bulan terakhir, sebelum bulan Mba mengajukan visa.

      Delete
  17. Halo salam kenal,
    saya mau tanya tentang apply visa to nz. Semisal yang apply itu ibu ruah tangga dan berencana pergi sendirian. Apa masih munhkin bisa dapet visanya? kira2 ada tips untuk kasus seperti ini agar bisa di approve visanya? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba, salam kenal.
      Dilengkapi aja syarat lainnya Mba, semisal rek tabungan, voucher hotel tiket peswat pp. Masalah dapat atau tidak bisanya, itu wewenang kedubes Mba. Yang penting dok kita lengkap. Semoga lancar ya.

      Delete
  18. Dear mba Tesya..
    Mba untuk itinerary format bebas Excel atau word ya? Atau ada format dari kedutaannya?
    Thanks.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh maafkan baru balas, formatnya bebas Kak. Enggak seperti visa Jepang.

      Delete
  19. Mbak Tesya,
    Ada dua hal yg ingin saya tanyakan
    1. Visa utk keluarga apa bisa diajukan online? Karena saya sudah coba apply online tapi tdk ada opsi untuk aplikasi satu keluarga

    2. Apakah tgl masuk dan keluar NZ seluruh keluarga harus sama? Sy mahasiswa S3 di UI, sebenarnya ada keperluan bertemu dan diskusi dg professor di univ.of Auckland dan rencananya suami dan anak2 menyusul seminggu kemudian. Kalau berangkat bareng dg saya kelamaan cuti ktr dan sekolahnya mbak...

    Mohon masukannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mbak, saya enggak tau apakah sekarang sudah bisa online, waktu saya sih belum bisa. Kemudian untuk pertanyaan kedua, kalau mengajukan bareng2, tidak perlu sama, tapi waktu yang diberikan sama.

      Menurut saya, sebaiknya Mba email ke Kedubes NZ menanyakan nomor 1 dan 2 ini Mba. Mereka sangat responsif menjawab email.

      Semoga lancar perjalanannya ya..

      Delete
    2. Terimakasih saran dan masukannya mbak...

      Delete
    3. Mbak, ga diminta travel insurance kayak mau apply schengen yah? saya cari dimana2 ga ada pernyataan itu.

      Delete
    4. Enggak diminta kok Mbak..

      Delete
    5. Alhamdulillah visa NZ saya sudah granted Mbak..submit jumat siang, approved Rabu siang...visa transit di Sidney juga cepat, masukin jumat pagi, senin siang sdh dpt e mail visa transit...

      Ready to explore NZ with my family....

      Delete
    6. Makasih ya Mbak atas masukan2nya...

      Delete
    7. Hai Mba Mesi, wah selamat ya udah di approve. Enjoy New Zealand:)

      Delete
  20. alhamdulillah...lebih ribet schengen berarti...

    ReplyDelete
  21. Hi Mbak tesya
    Saya mau tanya dong
    Misalkan saya apply visa turis terus pas sampai di NZ saya mau tukar visa saya jadi visa kerja bisa gak ya mbak?
    Dan kira2 persayaratan nya apa aja ya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah maaf Mbak, saya enggak tau bisa atau tidak.
      Tapi rasanya sih harus diurus dari Jakarta ya.

      Delete
  22. salam..mbak tesya saya mau tanya, status visanya apa ya ? multiple apa single atau apa ya ? dan waktu arrived di nz apa disuruh menunjukkan tiket return ? terimakasih mbak.mohon infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waktu itu saya dapatnya single visa Mas. Dan sewaktu tiba di NZ, petugas imigrasi minta tiket return kita untuk diperlihatkan.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...