Hotel Bujet di Malang Yang Cocok Untuk Backpacker


Malang merupakan salah satu kota favorit saya di Indonesia. Kami pernah weekend getaway bersama keluarga ke Malang untuk mengunjungi Batu Secret Zoo, yang saya sebut sebagai The Best Zoo in Indonesia.
 
Selain liburan keluarga, saya dan mr.husband juga pernah liburan berdua ala backpacker dengan tujuan melihat sunrise di Bromo. Saat itu kami menginap di Merbabu Guest House, lalu sewa motor Honda untuk keliling kota Malang.

Ada tiga alasan mengapa Malang layak dijadikan sebagai kota tujuan para backpacker. Pertama, Malang Raya memiliki cukup banyak destinasi wisata mulai dari aneka pantai di kawasan Malang bagian selatan lalu wisata pegunungan dan taman hiburan di kawasan Batu.

Alasan selanjutnya yang membuat Kota Bunga ini layak dijadikan markas backpacker adalah mudahnya akses ke beberapa destinasi menarik di luar kota. Biasanya para pelancong dari luar negeri kerap transit ke sini sebelum berlanjut ke Bromo atau Ijen yang terletak di Banyuwangi. Terakhir, Malang memiliki cukup banyak hotel bujet yang cocok untuk digunakan. Bagi para backpacker ini adalah surga.

Jika teman-teman ingin menjelajahi kota ini secara backpacker, berikut rekomendasi hotel murah di Malang yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan.

 
1. Mador Malang Dorm Hostel
 


Banyaknya backpacker yang datang ke Malang membuat banyak pengelola hotel bergerak cepat untuk mengakomodasi semua kebutuhannya. Salah satu yang termurah dan terbaik di Malang adalah Mador Malang Dorm Hostel yang terletak di Jalan Laksamana Mardinata No. 32, Kotalama, Malang atau tidak jauh dari flyover dan stasiun Kota Lama yang kerap dijadikan transit beberapa kereta barang.

Meski hanya hostel dengan 1 kamar diisi hingga 6 orang, fasilitas yang disediakan cukup lengkap. Kamar mandi bersama cukup bersih dan sudah dilengkapi toilet dan pancuran air hangat. Beberapa kamar sudah memiliki AC sehingga bisa lebih nyaman saat tidur. Terakhir, hotel ini memiliki desain unik sehingga tamu tidak akan keberatan untuk kembali lagi.

Baca Selanjutnya...

BNI Life Perisai Prima: Perlindungan Prima Bagi Traveler


Menurut saya, salah satu hal yang paling penting untuk mempersiapkan liburan adalah melindungi diri dengan asuransi. Saat bepergian dengan kedua Kiddos, kami selalu membeli travel insurance. Namun, saat saya hanya pergi berdua dengan mr.husband, kami pun melindungi diri dengan life insurance.

Pada kesempatan Garuda Travel Fair 2017, saya diminta untuk sharing mengenai family traveling oleh BNI Life. Saat itu, saya juga belajar mengenai BNI Life Perisai Prima. Produk yang memberikan proteksi terhadap risiko kematian dan penggantian biaya perawatan di rumah sakit akibat kecelakaan. Asyiknya, BNI Life Perisai Prima diterima di luar negeri, dengan metode reimbursement. Salah satu jenis asuransi yang ditawarkan BNI Life, yang cocok untuk traveler.

Bersama Melisa Karim, Kemal dan Ibu Lia Susetio dari BNI LIfe di GATF 2017
Baca Selanjutnya...

Liburan Keluarga Ke Hong Kong: Why Hong Kong, Persiapan, Itinerary dan Budget


Saya selalu suka Hong Kong, bahkan pernah terucap request ke mr.husband, "Kita ke Hong Kong yuk tiap tahun :)" Yah namanya juga request boleh aja kan..:D

Karena itu, ebook kedua yang kami tulis adalah mengenai Hong Kong: A Place For Everyone. Eh belum download ebook kami? Gratis loh di link ini. Dari ebook, akhirnya saya diberi kesempatan oleh Elexmedia menulis buku Family Backpacking Hong Kong.

Saya memberanikan menulis ebook dan published book setelah menikmati liburan keluarga yang berkesan ke Hong Kong. Itulah sebabnya saya menulis "Hong Kong is a Place For Everyone", karena saya, mr.husband dan kedua Kiddos sangat menikmati liburan keluarga kami ke Hong Kong.

Melalui tulisan ini, saya rangkum hal-hal yang perlu diketahui untuk mempersiapkan liburan keluarga ke Hong Kong. Mau liburan agak jauh tanpa repot mengajukan visa? Hong Kong lah salah satu alternatifnya.

The apartments in Hong Kong
Baca Selanjutnya...

Arashiyama For The First Timer: Things You Should Know


On our second visit to Kyoto, we finally managed visiting Arashiyama. This very touristy district is located on the western side of Kyoto and it took about 45 minutes by train (including the transfer and also the waiting time).

We took Hankyu Railway from Kawaramachi Station, which is located near our hostel, Centurion Hotel Cabin & Spa. But of course you can take other train to go from Kyoto to Arashiyama.

It was our first visit to Arashiyama, and we would like to share our experience to give you the ideas of what you should know and what to expect from your first visit to Arashiyama.

Arashiyama early in the morning (about 8 am)

Baca Selanjutnya...

Mencari Salju di Kyoto Hingga ke Kibune


Sudah saya ceritakan pada posting sebelumnya, bahwa tujuan #weekenddijepang kami adalah untuk mengejar mimpi melihat Kyoto ditutupi salju. Dari awal Januari, kami pantau IG mengenai Kyoto, dan deg-deg-an melihat Kyoto betulan tertutup Salju pada pertengahan Januari 2017. Akankah kami beruntung melihat Kyoto bersalju?

Mendekati hari keberangkatan, tidak ada tanda-tanda kota Kyoto bersalju, kecuali di daerah utara. Kemudian mr.husband melihat di IG mengenai Kifune Shrine yang heits dengan tangga tertutup saljunya. Silahkan klik deh link-nya, keren pake banget!

Demi kesuksesan mencari salju di Kyoto, kami pun memasukan Kifune Shrine ke dalam itinerary. Yang pada akhirnya merupakan highlight dari kunjungan kami ke Jepang pada bulan Januari 2017.

Kami harus berjalan melalui jalan berbukit yang dipenuhi salju selama 20 menit, karena bus sudah tidak beroperasi. Hingga akhirnya kami tiba di bawah tangga Kifune Shrine yang walaupun tidak terlalu tebal tertutup salju, namun tetap terlihat syahdu menjelang malam hari.

Our walk from the station paid off with this view
Baca Selanjutnya...