Cycling in Osaka & Places We Visited


Finally we had a chance to explore Osaka on bikes. Yup, cycling in Osaka had been in our bucketlist and we were thrilled to cycle around the city two days in a row! By riding the bikes, we could go passing the lanes, street and area which may not be explored if we only utilized subway.

The highlight of the rides was of course the Osaka Castle. It was our visit ever to the Osaka Castle (actually it was our very first visit to a castle in Japan), and we could make some loop through the park using our bikes.

Cycling in Osaka Castle

Baca Selanjutnya...

Yokoso! Osaka Ticket: Tansportasi Murah Dari Bandara Kansai Ke Kota Termasuk One Day Subway Pass


Sebetulnya saya kurang suka dengan segala macam pass yang ada di Jepang, bikin pusing! Biasanya saya enggak mau repot, isi aja "pulsa" IC card (saya punya ICOCA), dan udah tinggal tap untuk masuk ke dalam stasiun kereta.

Namun kali ini berbeda, karena saya sudah berencana akan naik Limited Express Rapi:t dari Bandara Kansai ke Osaka, saya pun banyak membaca tentang kereta Rapi:t. Dan pada akhirnya google memberitahu saya tentang satu pass bernama Yokoso! Osaka Ticket. Ini dari sana namanya udah pakai tanda seru, jadi saya ikuti aja hehe..

Yokoso sendiri artinya "welcome", jadi Yokoso Osaka Ticket ini memang ditujukan untuk mereka yang datang ke Osaka, dan ingin menggunakan subway setelahnya. Tertarik dengan Yokoso Osaka Ticket? Saya bahas detail pada postingan kali ini ya.

Yokoso Osaka Ticket dan Osaka 1 day pass

Baca Selanjutnya...

Rumah Dharma Jogjakarta: Where To Stay Near The Borobudur Temple


The last time we visited Borobudur was when Kiddos#1 about 2 years old and I was expecting Kiddos#2. Almost ten years later, we took them once more to see the magnificent Borobudur temple.

Rumah Dharma Borobudur was chosen by mr.husband. The location was perfect, just minutes away from the entrance to Borobudur. Actually we could just walk, but it was super hot, so we went to the temple by car.

What I love most about Rumah Dharma Borobudur is the garden with swimming pool and beautiful view to the rice field. Somehow it felt like we were in Ubud :)

In the middle of the rice field
Baca Selanjutnya...

A Daytrip From Hiroshima to Miyajima Island


Our Japan trip was supposed to be only covering Osaka and Kyoto as we wanted to do a coffeeshop hopping around the two cities. But one day, mr.husband told me his plan, "Let's include Hiroshima in our trip. There's an island called Miyajima, a really lovely place to visit!"

Then I remember surfing on the internet regarding the Miyajima Island and I fell in love with the place. Well, yes I am easy to fall in love with beautiful places with less crowd and great view.

Miyajima Island was suddenly on our itinerary as a daytrip from Hiroshima. We bought an overnight bus ticket from Kobe to Hiroshima for this special visit to Miyajima. And if I have the chance to explore Hiroshima all over again, there will be a second visit to Miyajima Island for sure :)

The Great Torii, icon of Miyajima Island
Baca Selanjutnya...

Visiting Kyoto in Summer? Let's Try The Nagashi Somen at Hirobun Restaurant in Kibune


Just few days before our departure to Osaka, I saw on youtube people having what so called "Nagashi Somen". "Somen" is very thin noodle, made from wheat flour, serves as a cold noodle in summer. While "Nagashi" means "flowing".

I searched on google that the most famous restaurant serving Nagashi Somen is Hirobun in Kibuneguchi. We visited Kibune previously in winter (you may want to check my post in this link), and this time we had a chance to visit Kibune in summer.

Nagashi Somen is served between May to September, and we decided to have it a try during our summer trip to Kyoto.

The Hirobun restaurant at Kibune
Baca Selanjutnya...

4D3N Mommies Day Out Trip Jepang Dengan @Tripirit Day 3: Shop 'Till Drop Di Shinsaibashi


Setelah menempuh perjalanan dengan bus dari kota Takayama ke Osaka selama kurang lebih 5,5 jam, kami pun tiba di depan Osaka Station. Bus berhenti beberapa kali di tempat istirahat, kami selalu menyempatkan turun untuk toilet break, ataupun membeli snack dan minuman. Sehingga perjalanan panjang itu tidak terasa melelahkan.

Buktinya, tiba di Osaka sekitar jam 7 malam, kami ber-17 langsung merasa fresh kembali, tidak lain adalah karena it was about time for shopping! Yeay!! Rombongan terpisah menjadi beberapa group kecil, tapi kebanyakan memang melanjutkan belanja di Shinsaibashi.

Walau kecewa karena Anello Flagship Store di Shinsaibashi sudah tutup dan kehabisan Pablo cheesecake, namun acara belanja tetap seru, diselingi dengan foto di Glico Man dan dinner takoyaki.

Gerai Takoyaki yang tidak jauh dari Starbucks Tsutaya

Baca Selanjutnya...

4D3N Mommies Day Out Trip Jepang Dengan @Tripirit: Day 3 Menikmati Keindahan Desa Salju Shirakawago


Akhirnya, tulisan mengenai Mommies Day Out Trip ke Jepang dengan @tripirit saya lanjutkan. Teman-teman sudah baca kan tulisan pertama dan kedua sebelumnya? Entah mengapa saya berhenti di tulisan kedua, padahal tulisan ketiga ini bisa dikatakan highlight dari perjalanan kami.

Bagaimana tidak, kami akhirnya melihat salju di salah satu tempat terindah di Jepang, yaitu sebuah desa bernama Shirakawago. Perjalanan panjang dengan bus dari Kyoto ke Takayama, dan pengalaman menarik koper dari stasiun ke J-Hoppers Hostel melewati jalanan bersalju di malam hari, terbayar lunas saat kami melihat hamparan salju begitu indah di Shirakawago.

A morning view at Shirakawago
Baca Selanjutnya...

Weekend Getaway: Island Hopping & Staying at Fairfield by Marriott Belitung


After a while, we went back to Belitung for a weekend birthday trip. Although we only stayed one night, but the island hopping was unforgettable. This time, we had to experience a heavy rain on the boat, it was very scary but our Kiddos said they will never forget the moment:D

We only visited Pulau Kepayang and Pulau Pasir Gosong, it was because our flight was rescheduled from 06.30am to 09.30am. We arrived approaching lunch at Hanandjoeddin airport. However we managed to snorkel at two spots, and played at the beautiful beaches.

A midday playing session at Pulau Kepayang
Baca Selanjutnya...

Artotel Jogjakarta Review: Hotel With A Slide


If you are looking for a family friendly hotel in Jogjakarta, you can have a look at Artotel Jogjakarta. I found this hotel through Traveloka, and when I saw the slide in their lobby, I thought it will be an awesome experience for our Kiddos. And so it was, we took the slide from M level to the lobby over and over again.

The hotel's concept is very unique, it collaborates with local artist to display their art at the hotel. From the lobby to the room, you can enjoy beautiful paintings on the wall. And all of them made the hotel looks really attractive.

The front desk area at Artotel Jogjakarta
Baca Selanjutnya...

Catatan Umroh April 2018: 4 Hari 3 Malam di Makkah


Tulisan ini merupakan rangkaian catatan mengenai perjalanan Umroh yang saya lakukan bersama mr.husband pada pertengahan April 2018. Teman-teman silahkan lihat di IG @tesyasblog dimana kami juga sudah sharing hashtag #CatatanUmroh. Tulisan di posting ini adalah tambahan dari apa yang sudah kami share via IG.

Semoga catatan random ini bisa memberikan gambaran khususnya untuk teman-teman Muslim yang belum pernah pergi ke Tanah Suci. Dan untuk teman-teman yang sudah pergi ke sana dan ingin mencurahkan rasa kangennya, saya tunggu di kolom komentar ya :)


Suatu pagi di pelataran Masjidil Haram

Baca Selanjutnya...

Jali Resort: Why It Is A Recommended Place To Stay at Gili Trawangan


Clueless of where we should stay in Gili Trawangan for our very first family holiday to the island, I opted reading the travellers' review on tripadvisor. It led me to Jali Resort, one of the choice having many positive reviews.

I reserved the room via booking dot com, after a phone call I made to Jali Resort asking whether we could stay with our Kiddos in one room. The owner explained via phone that they will provide an extra bed with no additional cost, and that the price we paid will be including breakfast for four person. Yeay! 

I reserved the room accordingly and really happy with our stay at Jali Resort.

The pool in front of our room

Baca Selanjutnya...

Chilling Out at 180 Coffee & Music Bandung


The 180 Coffee & Music which is around the area of Jalan Dago Bandung, is famous for its chilling pool. The pool is located at the half open space area of the cafe. Been eyeing this place sometime, and finally we made a visit.

It was Sunday morning and we had to queue to get into the cafe. The pool was only open after 11 am, so we choose to sit inside. Few kids were outside playing around the pool, so I guess our table which was just next to the pool was just perfect. And so was the hot cup of Picollo.

His Picollo and my V60 brewed coffee

Baca Selanjutnya...

5 Pilihan Penginapan Untuk Liburan Keluarga di Yogyakarta


Saat merencanakan liburan bersama keluarga, kegiatan yang paling saya suka adalah memilih penginapan. Apalagi untuk kota wisata seperti Yogyakarta, yang dalam hitungan bulan banyak sekali akomodasi baru yang muncul.

Jika sudah terlalu banyak pilihan, dua hal utama yang menjadi pertimbangan saya dalam memilih penginapan adalah lokasi dan bujet liburan. Kota Yogyakarta seperti teman-teman ketahui memiliki berbagai atraksi wisata menarik, tempat ngopi asyik, dan beragam kuliner dengan harga terjangkau. Namun kendalanya adalah jarak dan kemacetan di Kota Yogyakarta, terutama saat musim liburan.

Untuk itu, saya akan merangkum dan menulis review singkat mengenai beberapa akomodasi pilihan kami, dari hotel di tengah kota hingga villa yang berada di luar Yogyakarta.


Omah Kemala, sebuah villa di Wonosari, Gunung Kidul
Baca Selanjutnya...

4D3N Mommies Day Out Trip Jepang Dengan @Tripirit: Day 2 Jalan-Jalan Cantik Dengan Kimono di Arashiyama


Saya masih ingat waktu Cicha, tour leader kami dari @Tripirit mengirimkan pesan WhatsApp kepada saya, "Mba Tes, nanti kami sewain kimono, jangan bilang-bilang yang lain ya biar surprise!" Waaah tentu saja saya senang karena beberapa kali ke Jepang tidak pernah sewa kimono. Ehm... ya kali sewa kimono ama mr.husband dan apalagi sama Kiddos sih, lupakan saja!

Rencana ini akhirnya disampaikan oleh Cicha di group WhatsApp, karena kami kan harus persiapan membawa jilbab polos dengan warna yang sesuai. Cicha juga menyampaikan bahwa sewa kimono akan dilakukan saat kami di Arashiyama dari jam 10 hingga jam 3 sore. 

Awalnya kami pikir kok lama sekali ya, kan cuma mau foto-foto. Namun ternyata jadwal "cuma mau foto-foto" ini memang paling banyak makan waktu:D Hari itu 16 ladies mengenakan kimono (dan menjadi perhatian banyak orang, ih GR!), jalan kaki keliling Tenryuji Temple, Bambo Grove hingga Togetsukyo Bridge.

Gimana enggak jadi perhatian, kalau kami foto bareng, temple aja langsung tertutup:D
Foto milik Disty (@distyjulian)


Baca Selanjutnya...

4D3N Mommies Day Out Trip Jepang Dengan @Tripirit: Day 1 Tiba di Osaka dan Kyoto


Berawal dari group whatssapp Mommies Day Out Trip Bangkok, yang sengaja tidak pernah dibubarkan (modus banget!), kami melanjutkan rencana jalan-jalan seru ke Osaka dan Kyoto. Yeay finally Japan! Awalnya dipilih saat periode cherry blossom, namun karena jadwal yang tidak memungkinkan, saya propose bulan Februari saat libur Chinese New Year dengan iming-iming, "Kan kita bisa lihat salju!" *wink

Semua pun setuju (atau terpaksa ya?), bahwa kami akan pergi saat musim dingin. In total ada 16 mommies yang mendaftar lalu mendekati hari H, Citra yang paling muda di antara kami bergabung. Sehingga rombongan kami 18 ladies termasuk tour leader. Trip organizer kami yaitu  @tripirit, menyarankan agar kami tidak hanya ke Osaka dan Kyoto, namun sekalian melihat salju di Shirakawago. If it's going to be the first snow experience for the majority of our group member, it has to be the best!  

Tapi sebentar... pergi ke Shirakawago itu butuh perjuangan, apalagi dengan jadwal kami yang pendek. Kami terbagi menjadi tiga group, yaitu: group 13 (mereka yang berangkat tgl 13 Februari), group Valentine dan group "Hamish". Saya tentu saja tergabung dalam group Hamish ini ("Hamish" = hari kamish). Selain karena nge-fans sama Babang Hamish, juga karena hanya bisa ijin satu hari (pada hari Kamis), sebelum libur Imlek Jumat 16 Februari 2018. Semua group kembali hari Minggu tanggal 18 Februari 2018.

Kok pendek amat liburan ke Jepangnya? Nah itulah Mommies Day Out Trip. Kami kan tidak bisa meninggalkan suami, anak dan kantor terlalu lama. Dan saya salut dengan stamina para mommies ini. Dengan jadwal super padat dan harus pindah hotel setiap hari di kota berbeda, mereka tetap semangat belanja hingga dini hari!

Baca cerita lengkapnya ya :)

Sebagian peserta Mommies Day Out Trip With @Tripirit di Piece Hostel Kyoto



Group Hamish, The Last Team To Join The Group

Posting ini akan saya mulai dengan kepergian group Hamish yang berangkat Kamis dini hari menggunakan Cathay Pacific. Kami tiba jam 9 malam di bandara Soeta untuk bertemu staff dari Java Mifi. Semua group atas rekomendasi Alisa, yang tergabung di group Valentine, memesan pocket wifi dari Java Mifi.

Sungguh berat sekali menjadi group yang terakhir berangkat. Saat meeting di kantor, whatsapp group dibanjiri foto makanan dari Nungky dan Bu Yeni group 13, yang jalan-jalan ke Kuromon Fish Market di Osaka. Hmmm, makasih loh Nungky & Bu Yeni!:D 

Terbang dengan Cathay Pacific selalu menyenangkan, jadi ingat saat Mommies Day Out Trip PP ke Hong Kong. Dalam perjalanan Jakarta ke Osaka ini, kami transit dua jam saja di HKIA. Sempat sih berniat untuk mandi karena ada fasilitas shower gratis. Tapi mengingat dinginnya udara jam 5 subuh di bandara HKIA, langsung hati saya ciut. Yang penting kan udah niat:D 


Lumayan ini, untuk yang flight ke HK malam, sebelum ke kota bisa mandi 

Paling bener deh Nova, bekal tumbler Starbucks
Enggak keliatan kan ya, saya udah enggak mandi dua hari:D


Cara transit di bandara HKIA Hong Kong:
1. Keluar dari pesawat, lihat di layar TV nomor gate untuk connecting flight.
2. Jalan kaki mengikuti petunjuk "Transit Area"
3. Masuk ke security check untuk penumpang transit. Di area ini, semua barang akan diperiksa melalui x-ray. Pembatasan cairan yang dibawa pun diberlakukan. Jadi kalau mau isi air minum, setelah melewati area ini saja ya.
4. Jalan kaki ke gate keberangkatan.

Catatan mengenai transit di bandara HKIA Hong Kong:
Duh..jarak dari satu gate ke gate lain sangat jauh. Jadi pastikan teman-teman mengalokasikan waktu dengan baik, apalagi jika hanya memiliki waktu transit 2 jam seperti kami. Lupakan belanja deh, hanya cukup untuk toilet break dan foto-foto di sekitar gate.

Tiba di Bandara KIX Osaka

Kami tiba di Osaka sekitar jam 12.30. Setelah turun pesawat, kami naik kereta menuju imigrasi. Semua penumpang bergegas naik kereta, karena semakin terlambat naik kereta, antrean imigrasi pun akan semakin panjang.

Di dalam kereta yang penuh sesak, bagaikan naik busway
Sebelum antre untuk proses imigrasi


Sesuai estimasi, antrean imigrasinya panjang banget (: Team Hamish terdiri dari 4 orang, yang mana 2 diantaranya (Uniek dan Nova) terkena random check di imigrasi. Jadi lumayan lama mereka keluar, sementara saya dan Ira, lolos random check.

Teman-teman catat ya: cetak dokumen seperti tiket pesawat, bukti pemesanan hotel dan itinerary sebelum berangkat. Jangan dianggap remeh dengan menyiapkan screenshoot di handphone. Call me old fashioned, namun percayalah.. saat panik, lebih baik kita siap dengan dokumen yang sudah dicetak. 

Kita sebagai visitor memang diwajibkan untuk membuktikan bahwa kita hanya akan berlibur di Jepang. Adapun pihak imigrasi mempunyai hak untuk menerima atau menolak kunjungan kita. Dan udah tau kan ya kalau pemeriksaan imigrasi masuk Jepang sekarang sangat ketat. Apalagi untuk teman-teman yang belum pernah mengunjungi Jepang. So, just be prepared! 


Setelah kami berkumpul kembali dengan perasaan lega, tiba saatnya makan siang. Udon halal yang berlokasi di lantai 2 bandara KIX pun kami pilih dan Alhamdulillah, enak banget! 


Sambil menyeruput kuah udon yang hangat, kami membahas apa saja yang ditanyakan saat random check di imgrasi. Ternyata petugas bertanya kepada Uniek dan Nova, mereka pergi dengan siapa saja. Mungkin kalau saya dan Ira masih di antrean, kami pun ikut dipanggil. Lalu setelah Nova dan Uniek mengeluarkan print dokumen perjalanan, pemeriksaan pun berakhir.


Akhirnya nyoba juga makan disini. Catat lokasinya: Lantai 2 bandara Osaka

Agak mirip dengan Marugame Udon ya, tapi sungguh ini di bandara Osaka:D
Ini kisaran harga udon nya



Saya meninggalkan teman-teman terlebih dulu di restoran udon untuk membeli tiket kereta JR Haruka dari bandara KIX Osaka ke Kyoto, di JR Ticket Office. Cara naik JR Haruka ke Tokyo sudah saya tulis disini, yang belum baca sila mampir.

Antrean JR Ticket Office siang itu lumayan pendek, sehingga kami berhasil tepat waktu antre untuk JR Haruka jam 14.30. Saya selalu bahagia bisa kembali ke kota favorit saya di Jepang: Kyoto.


Welcome to Kyoto, team Hamish!



Menyimpan Koper di Kyoto Station

Hal pertama yang kami lakukan saat tiba di Kyoto Station adalah menyimpan koper di coin lockers. Karena waktu yang terbatas, kami disarankan Cicha, tour leader kami dari @tripirit untuk menyimpan koper dan langsung menyusul group lain ke Fushimi Inari.

Bicara tentang koper, satu hari sebelum berangkat saya memutuskan menggunakan koper dengan ukuran terbesar yang ada di rumah. Hahaha.. Alhasil di setiap foto bersama koper, si ungu berbalut tulisan London milik saya terlihat sangat eye catching:D

Ini bukan kali pertama saya ke Jepang, tapi biasanya urusan menyimpan koper di locker dikerjakan oleh mr.husband. Sekarang saatnya kami mandiri, walaupun awalnya bingung, namun tombol ajaib bertuliskan "English" membuat hidup lebih mudah. Harga satu locker besar adalah JPY700 untuk disimpan selama 24 jam.

Berhasil!



Menikmati Fushimi Inari Hingga Malam Tiba

Saya mengajak ketiga teman di team Hamish untuk naik JR menuju Fushimi Inari. Hanya membutuhkan waktu kurang dari 20 menit, kami sudah tiba di gerbang Fushimi Inari yang megah. Walaupun bukan kunjungan pertama, saya tetap sangat excited.

By the way, tulisan pertama saya tentang Fushimi Inari, bisa dibaca di link ini.

Kereta menuju Fushimi Inari sudah menunggu di Kyoto St.
Suasana sore itu cukup sepi
It was good to be back



Saat itu kami mencari group lain yang juga sudah berada di Fushimi Inari, dan kami pun bertemu mereka di food stall yang berada dekat di gerbang Fushimi Inari. Karena hari mulai gelap, kami pun masuk ke Fushimi Inari, setelah sebelumnya membersihkan diri.

Ini kue beras dibakar. Tolong jangan salah fokus!

Sebelum masuk kuil kami membersihan diri
Jangan salah minum, airnya dari pancuran kecil ya



Ini kali pertama kami semua bertemu, sebelumnya kami heboh di WhatsApp group. Dari mulai persiapan baju musim dingin, hingga team Valentine yang nyaris ketinggalan pesawat karena jalanan yang super macet ke bandara Soeta. 

Alhamdulillah semuanya sehat dan bisa berkumpul di Fushimi Inari. Walaupun kami harus foto-foto di kegelapana malam, kami tidak takut karena ada Note 8 milik Padmi yang membuat foto kami tetap paripurna :)


The mommies at Fushimi Inari, picture was taken by Cicha from @tripirit



Menginap di Piece Hostel Kyoto

Dari Fushimi Inari, kami kembali ke Kyoto Station dan belanja di Aeon Mall yang berada di seberang Kyoto Station. Setelah mampir ke beberapa toko di antaranya Uniqlo, Toys R Us dan belanja tumbler Starbucks, kami jalan kaki ke Piece Hostel Kyoto.

Berlokasi di gang kecil, membuat Piece Hostel Kyoto tempat yang sepi dan menyenangkan


Hal yang pertama saya lakukan setelah membeli tiket pesawat adalah memesan kamar di Piece Hostel Kyoto. Hostel incaran saya sejak lama, yang mana sangat sulit memesan kamar disini karena selalu fully booked. Apalagi harus memesan kamar untuk 18 orang. Kami hanya berhasil mendapatkan satu kamar untuk empat orang, sisanya adalah kamar untuk dua orang.


Our lovely room


Tersedia slippers dan bantal di depan lift setiap lantai. "If you don't like the pillow on your bed, you can choose other pillow provided on every floor" kata petugas hotel saat kami check-in.


Bantal cadangan yang ada di depan kamar kami


Kamar mandi (shower) terletak di lantai 1 terpisah untuk Male dan Female, namun di setiap lantai ada toilet. Ada juga satu kamar untuk bath tub alias onsen yang terletak tidak jauh dari shower rooms.

Pokoknya urusan mandi walaupun shared bathroom, membuat kami bahagia. Bahkan Rona dari team Valentine menyatakan bahwa ia bersedia mandi tiga kali sehari selama menginap di Piece Hostel Kyoto. Hahaha!

Bersih banget :)



Common area yang terdiri dari lobi dan dapur pun sangat menyenangkan. Dan yang tidak kalah keren adalah adanya library di area lobi hostel.


Bagian belakang adalah dapur dar meja makan

Library with the purple sofa


Pagi hari berikutnya, tersedia sarapan yang lumayan lengkap, gratis untuk tamu Piece Hostel. Namun kami tidak sempat sarapan karena pagi itu kami mampir ke Kurasu Kyoto sebelum meneruskan perjalanan ke Arashiyama. 

This Piece Hostel Kyoto is really recommended! 






To be continued.


***



Our trip was arranged and organized by @tripirit. Visit their instagram account for their open trip, of if you wish to have a customized trip like ours.





Written on March 1, 2018

Follow our Instagram: @tesyasblog

Like our FB Fanpage: Tesyasblog
See our video on youtube: Tesya Sophianti

Baca Selanjutnya...

Mimiti Coffee & Space: Where To Go For Your Morning Caffeine Fix in Bandung


I love Bandung my hometown in the morning for its fresh air and less crowded traffic. The best thing to do is to have my morning jogging then head to a coffeeshop to wait for my husband and his friends cycling.

And one day, I finally made a visit to this famous coffeeshop in Bandung called Mimiti Coffee & Space. Don't be confused by google map or waze. The place is now already moved to a new address on Jalan Sumur Bandung.

The coffeeshop was just opened, I had it for myself and few other people. I loved how serene the place was.

You may choose the outdoor or indoor area to enjoy your coffee
Baca Selanjutnya...

KL Coffeshop Hunting: Pulp Coffee at Bangsar


I was in Kuala Lumpur for a few days, and I wanted to visit some best coffeeshops in town. Based on my research on internet, some names popped up including Pulp Coffee at Bangsar. 

Fell in love with the exterior of Pulp Coffee, I paid a visit using LRT from Dang Wangi to Bangsar. I was confused when arriving in Bangsar, reviews on the internet didn't tell me how to get there using LRT. Although I got google map on my phone, still I couldn't read it:p

30 minutes later, I finally arrived at Pulp Coffee. From the outside, it was seen as a warehouse, until you read the mural on its window. 

Yeah, I think I need it too :)
Baca Selanjutnya...

Bubble Hotel Bali: Unforgettable Birthday Trip To Sleep Inside A Bubble Tent


I wanted to have something different for my birthday this year, and sleeping inside a bubble tent would make my wish come true. I loved balloons since I was born, when I saw there's a bubble tent in Uluwatu Bali which was available on my birthday, the reservation via airbnb was made.

We arrived in the late afternoon because of traffic jam in Uluwatu area. The host advised us to come before sunset, because to reach the bubble tent we had to walk down the hill for about 20 minutes.

Half the way down, we saw our bubble. Yeay!

Our bubble tent, still far away to go

Baca Selanjutnya...

Gili Trawangan For The First Timer: Getting There, Where To Stay, Where To Eat and What To Do


I am writing this post not because of I have visited Gili Trawangan so many times, instead I have only visited it twice: the first one was a daytrip (read our story in this link) and the second one we stayed there for five days.

This post is about what we have done during our New Year End holiday in Gili Trawangan. A place which I didn't have to think about traffic jam and what kind of transport should I choose: online taxi or busway. There's only two ways to go: on your foot or on the bike! Well, Cidomo (horse carriage) was too expensive to be used daily.

Gili Trawangan is a place where we could slow down, and enjoy our family time to the fullest. I love every second we had spent in this island.

A typical day in Gili Trawangan
Baca Selanjutnya...

Kelebek Cave Hotel Review: The Best Hotel in Cappadocia


Most of the time I am the one who choose our hotel/ hostel/ apartment for our family holiday. But there are times when mr.husband told me to see one hotel and his choice all this time always very special.

Just like when we were doing our research to find accommodation in Cappadocia, mr.husband told me to see Kelebek Cave Hotel. And it was love at the first sight! I didn't see any other hotel, I sent email to the reservation  right away.

Located above the village of Goreme, Kelebek Cave Hotel offers incredible view to the village, valleys, mountains and of course the balloons (in the morning). They have cave or cave stone rooms, even they also have the fairy chimneys rooms. And of course we book one of their fairy chimney room.

One of the fairy chimney room at Kelebek Cave Hotel
Baca Selanjutnya...

Kurasu Singapore: Speciality Coffee from Kyoto Is Now Getting Closer


I remember it was in January 2017, when we flew to Osaka and took JR Haruka from Kansai Airport to Kyoto Station. The first thing we did in Kyoto was to visit Kurasu Kyoto. We fell in love with Kurasu, bought some of their coffee equipments online, and having them delivered it all the way from Kyoto to Indonesia.

We were so thrilled when we read from their instagram feed that they opened their first branch in Singapore! All of the sudden we put Kurasu Singapore on our Singapore's weekened getaway itinerary.

Kurasu Singapore is located at Odean Towers, not far from Bugis area, but anyway we took bus to get here from where we stayed in Bugis (Village Hotel). Unfortunately I missed the bus stop closest to Odeon Towers, so we had to make a detour to Odeon, from City Hall MRT. 

And when we arrived at Kurasu Singapore, I felt like "we were home at last!"

Ordering our drink to the barista

Baca Selanjutnya...

Bird of Paradise Gelato Boutique: A Reason To Visit East Coast Road Singapore


Yes I love gelato, like SO MUCH! I could go everyday to Tempo Gelato when I am in Jogjakarta. And I was so happy to find a what so called "gelato boutique" in Singapore when we were strolling around Holiday Inn Express Katong.

The "boutique" was simple yet inviting because it was so crowded on Saturday morning. And once we stepped in, we found pastel colors of gelato, consist of botanical flavors like basil, pandan, mint cacao, white chrysanthemum, mandarin sorbet and lots more. 

Welcome to Bird of Paradise Gelato :)

Soft colors of the gelato
Baca Selanjutnya...